JAPAN TIPS : Aplikasi Transportasi di Jepang


"Ih Hannah berani ya jalan-jalan sendiri gak pake tour." my boss said it to me.

Hahaha, thank you for digital era we are living in now. Dengan kemajuan teknologi dan informasi sekarang, jangan takut untuk jalan-jalan ke Jepang. Tips nya research sebanyak-banyak mungkin sebelum trip kesana. Gak mau kan liburannya habis dengan bingung cari cara ke tempat-tempat yang ingin kamu kunjungi.

Nah, berikut ini aku mau share beberapa aplikasi yang dapat membantu dalam menentukan jalur transportasi yang memudahkan perjalanan kalian. Ada 3 aplikasi yang selalu aku pakai saat ingin berangkat ke Jepang selama disana, yakni Navitime Japan, Hyperdia, dan Google Maps. 

1. Navitime Japan

Kamu bisa mendownload disini.

*Fill in

Aplikasi yang dikeluarkan oleh Navitime Japan ini bisa membantu memberikan alternatif jalur transportasi kita disana. Halaman pertama aplikasi ini ialah halaman explore. Kamu bisa klik Route pada pilihan dibawah untuk mencari jalur yang diinginkan. Pertama isi lokasi kamu berada dan yang ingin dituju. (*Pilihan tidak hanya pada stasiun saja tapi bisa juga tempat-tempat wisata) 

Pada tulisan "leaving now" bisa kamu ganti dengan jam yang diinginkan, misalnya jam paling pagi ataupun jam check out. Yang membuat aplikasi ini sangat recommended ialah, pilihan untuk JR Pass. Jika kamu memilih Prioritize Japan Rail Pass routes, alternatif mereka akan keluar pilihan stasiun-stasiun JR. 

   

Search Options dapat disesuaikan dengan keinginan.
  • Fewest changes : sedikit pindah kereta atau transit
  • Least walking : khususnya untuk yang traveling bersama orang tua
  • Cheapest fare : Convenience, Forget it   hehehe
  • Fastest route : Maybe when you are in a rush, money is not the problem


*Fill in

Ini adalah contoh pilihan yang ditawarkan saat kita memprioritaskan JR Pass, maka pada bagian kanan akan terlihat ada tanda JR Pass. Meskipun demikian, fare nya akan tetap diinfokan (dapat diabaikan jika kamu sedang mengaktifkan JR Pass). 

        

Angka 1 2 3 diatas merupakan alternatif rute yang bisa kita pilih. Yang harus diperhatikan disini ialah
  • Jadwal kereta : di Jepang jadwal kereta permenitnya sangat lah precise, sehingga contohnya dari Ueno - Shibuya, kita harus berpindah kereta di Shinagawa. Yang berarti kita harus mencari line lain yang bisa saja memakan waktu (tidak selalu berdekatan).
  • Nomor Platform : Ini harus diperhatikan, karena pada stasiun yang sangat banyak line nya bisa mencapai 25 platform. Dengan memperhatikan ini kita tidak perlu bingung lagi.
  • Nomor Stasiun : Shinagawa (JY 25) - Shibuya (JY 20) memudahkan kita mengecek apakah kereta kita menuju stasiun yang kita inginkan. Di dalam kereta akan terdapat peta yang menunjukkan stasiun berikutnya

2. Hyperdia

Hyperdia merupakan website yang sangat terkenal dalam mencari rute. Untungnya dan sayangnya aplikasi hanya terdapat di Android saja. Website ini sering aku gunakan saat menyusun itinerary

Halaman Depan

Hyperdia akan menampilkan alternatif rute sebanyak yang kita inginkan

Berhubung Nozomi Mizuho tidak dicover JR Pass, dapat kamu uncheck di pilihan

Apabila sudah memiliki JR Pass maka tidak diperlukan lagi melihat fare atau harga diatas. Kita dapat mencatat jam serta durasi yang dibutuhkan untuk menyusun itinerary

3. Google Maps 

I think this application is so common for us.

Kelebihan dari Google Maps ialah secara live lokasi kita dapat terhubung dengan aplikasi ini, sehingga kita dapat dituntun hingga sampai di tujuan.  Selain itu, untuk durasi juga aku rasakan sangat mendekati, sehingga kamu bisa mengambil jumlah durasinya untuk mengatur itinerary.

Akan tetapi kelemahannya ialah apabila posisi kita berada di dalam bangunan. Level lantai bisa sangat membingungkan karena titik lokasi tidak dapat presisi (lebih ke sinyal mungkin hehe).


Pilih Transit untuk alternatif dengan transportasi publik. Line-line bisa kamu pelajari di post ini.

  

Yang harus diperhatikan
  1. Line kereta
  2. Nama Gate
  3. Durasi perjalanan
  4. Nomor Platform
  5. Jumlah stasiun
Lambang logo JR dapat berubah dengan logo Tokyo Metro ataupun yang lainnya, sehingga kamu bisa tahu kereta mana yang harus kamu naiki. Apabila transit di satu stasiun, kamu juga dapat mengetahui apakah harus keluar terlebih dahulu atau hanya berpindah peron. 

Pintu masuk dan keluar stasiun bisa banyak sekali. Google Maps menginfokan masuk atau keluar lewat gate terdekat. Info platform mana yang harus dinaikki juga harus kamu perhatikan *Bisa menghemat waktu dibanding harus mencari arah kereta terlebih dahulu. 

Demikian tips mengenai aplikasi yang aku gunakan untuk liburan di Jepang. Semoga bisa membantu ya! Untuk pertanyaan lebih lanjut bisa comment dibawah ini :) 
Happy researching !

Related Topic :



No comments:

Powered by Blogger.