JAPAN TIPS : Naik Kereta di Jepang

November 06, 2018

Okay, where should we start?

Bagi yang baru pertama kali traveling ke Jepang ataupun yang liburan tanpa tour, mungkin masih bingung cara menggunakan transportasi publik di Jepang atau malah sudah ketakutan duluan. Di Jepang, moda transportasi kereta dan bus ialah yang paling terfavorit oleh para turis. Alternatif lain ialah taxi atau uber, namun untuk harganya mungkin bisa mengganggu budget travelling kita haha karena cukup mahal (it is up to you).

Jadi starts from kereta. Karena kereta menjadi tranportasi utama di Jepang, maka kamu bisa menemukan banyak sekali line kereta. Ibarat di Jakarta ada line Serpong-Tanah Abang, ataupun Bogor-Depok, disana bisa terdapat puluhan line kereta. Sehingga jangan kaget bahwa jalur rel kereta bisa berada di satu tingkat di atas jalan, hingga 2-3 level di bawah tanah (subway).

Sebelum berlibur ke Jepang ada baiknya kita research dahulu mengenai line-line kereta tersebut.  Dengan kamu research in advance, kamu bisa menghemat waktu-waktu bingung kamu disana dan dimaksimalkan dengan mungkin waktu foto-foto yang lebih panjang. Yang paling mendasar saat research mengenai kereta di Jepang ialah pertama (1) line kereta yang terdekat dengan penginapan (2) line kereta yang melalui tempat-tempat yang akan kita kunjungi (3) line kereta menuju airport. 

Untuk mengawalinya, kamu harus memahami terlebih dahulu perusahaan-perusahaan yang mengelola kereta api. Perusahaan yang mengelola kereta tidak hanya oleh pemerintah (JR - Japan Rail), tetapi ada juga perusahaan swasta lainnya seperti Tokyo Metro, Toei, atau Keisei.

JR Group



Kita mulai dari JR Group yang merupakan perusahaan kereta api milik pemerintahan Jepang. Cakupan jalur kereta api milik JR dapat menghubungkan dari utara hingga selatan Jepang. Tentu membeli JR Pass sangat dianjurkan apabila kamu menginginkan banyak pindah kota. (Untuk penjelasan berikutnya kita akan mengambil contoh untuk kota Tokyo)

Source : JrEast.co.jp

Diatas ini adalah peta line kereta yang dimiliki oleh JR, sehingga kamu tidak akan dikenakan biaya bila mempunyai JR Pass. Peta ini khusus untuk Jepang bagian Timur seperti Tokyo, Yokohama, Nikko. Ruwet ya? Jangan takut duluan :")

Kamu bisa download peta disini.

Source : JapanStation.com

Jika kamu hanya ingin berkeliling di sekitar Tokyo maka kamu dapat menggunakan Yamanote Line yang terletak di pusat Tokyo,  seperti Ueno, Shinjuku, Shibuya, ataupun Ikebukuro. Di website jalan-jalan tentu akan ada alternatif itinerary bila menggunakan line ini di Tokyo. Meskipun kekurangannya ialah jalur JR di Tokyo kurang banyak banding dibanding line lainnya (khusus di Tokyo). 

Jika kamu berminat membeli JR Pass, maka ada baiknya kamu mempelajari line ini, sehingga dapat digunakan untuk pertimbangan dalam memesan penginapan yang dekat dengan stasiun-stasiun ini. (Tidak hanya di Tokyo, bisa juga di kota-kota lain)

Tokyo Metro

Tokyo Metro Line, ialah line terfavorit di Tokyo, karena stasiun-stasiunnya lebih banyak dan lebih dekat dengan objek wisata dibandingkan JR. Tokyo Metro memiliki 9 line yang menyambungkan kota Tokyo. 



Source : wikipedia.com

Toei Subway

Kemarin aku ke Jepang, line kereta yang dimiliki Toei termasuk sering aku gunakan karena Mita Line, yang merupakan line aku dari Airbnb menuju pusat Tokyo. Selanjutnya bisa menggunakan Tokyo Metro Line untuk menuju tempat yang diinginkan. Toei juga memiliki line Shinjuku dan Asakusa yang tentunya merupakan area terkenal di Tokyo.


Source : wikipedia.com

 Keisei

Keisei Line akan sering terlihat apabila kamu mencari transportasi menuju atau dari airport menuju kota Tokyo. Aku akan menulis post khusus mengenai transport dari Narita-Tokyo.



Source : wikipedia.com


 FARE
Okay, memang harga trip termurah bisa start dari 170 JPY (tergantung jarak per KM), sekitar 20.000 IDR sekali trip . Karcis satuan bisa kamu beli di mesin dengan memilih stasiun yang ingin kamu tuju, atau bisa dengan hanya tap IC Card bila kamu sudah memilikinya. Untuk tap membayar bisa kamu lakukan pada saat keluar stasiun atau pindah perusahaan kereta.



Bisa download disini.

Membaca peta diatas, kamu bisa perhatikan stasiun mana yang ingin kamu kunjungi dan line warna apa saja yang melewati stasiun tersebut. Dan bila kamu perhatikan jalur hitam-putih, berarti stasiun ini juga dilalui oleh kereta JR. 

Contoh Soal : Shibuya Crossing - Shinjuku Garden
Misalnya Stasiun Shibuya, terdapat Z 01 - Hanzomon Line, F 16 - Fukutoshin Line, G 01 - Ginza Line. Stasiun terdekat dari Shinjuku Garden ialah Shinjuku-sanchome. Sehingga kamu bisa menggunakan jalur Fukutoshin Line yang berwarna orange, menuju F 13

Dari F16 hingga F 13, berarti kamu akan berhenti di stasiun ke-3 dari Stasiun Shibuya.

*Yang aku sukai dari line subway ini ialah setiap stasiun mereka dilengkapi dengan nomor. Sehingga kamu bisa make sure kamu menaiki kereta yang benar dengan mengecek apakah nomor berikutnya naik atau turun, atau menuju nomor stasiun yang kamu tuju. 

DAILY PASS

Untuk turis, diberikan alternatif untuk membeli daily pass. Terdapat beberapa pass yang tersedia seperti berikut

- Tokyo Metro Pass (600 JPY)
- Toei Subway Pass (700 JPY)
- Toei Subway and Tokyo Metro Pass (900 JPY)
- Tokunai Pass (750 JPY ) untuk stasiun JR di Tokyo

Sebenarnya masih ada beberapa pass lain yang ditawarkan. Akan tetapi pass diatas merupakan alternatif yang paling mudah bila banyak tempat yang ingin dikunjungi di Tokyo. Pada #JAPANTRIP2018, aku membeli Toei Subway dan Tokyo Metro Pass.

Pass ini akan lebih menguntungkan bila memang kita ingin mengunjungi banyak spot atau berpindah tempat. Apabila kita hanya mengunakan line swasta 2-3 x dan sisanya menggunakan JR Pass, maka kamu tidak perlu membelinya dan dapat menggunakan IC Card.

CARA MEMBELI

Kamu bisa membeli pass tersebut di ticket machine yang berada di line tersebut. Jangan beli Tokyo Metro pass di kantor JR (like what I did). Bila bingung membeli, kamu bisa ke kantor terdekat dan meminta petugas untuk menuntun pilihan kita. Bentuk pass bisa berbentuk kertas tiket, ataupun bila kamu sudah memiliki IC card, kamu bisa menggunakannya. Hanya tap saja, dan kamu dapat turun di station mana saja tergantung pass kamu. 

Surprisingly, tulisan yang bertinta ungu itu dapat berubah tanggalnya, bila kamu beli pass di hari yang lainnya. (Never fails amazed me).


Setelah tercetak seperti diatas, IC Card hanya di tap saat kamu masuk stasiun, keluar stasiun, ataupun pindah line Tokyo Metro ke Toei ataupun sebaliknya. Akan tetapi apabila hanya pindah ke line yang masih termasuk pada perusahaan yang sama maka tidak perlu tap lagi. (*Pun tap tidak akan terpotong apapun)

NOTE FOR JR PASS

Di Tokyo seperti yang aku sudah mention diatas, stasiun JR menurutku masih kurang menjangkau banyak tempat di Tokyo sehingga meskipun sudah ada JR Pass, terkadang aku dan temanku suka lanjut dengan menggunakan line Tokyo Metro / Toei untuk mendekati tujuan kami. Sehingga tetap saja ada fare yang harus dibayar. Usulku, pertimbangkan lagi tempat-tempat yang ingin dikunjungi dan apakah JR Pass bisa digunakan secara maksimal atau harus dikombinasikan dengan line swasta lainnya.



Demikian lah penjelasan 'singkat' mengenai per keretaan di Jepang. Masih bingung? I am so sorry :')
Just give comment below, I will try to help answering it.

Related Articles : 
Perlukah Membeli JR Pass?
Aplikasi Transportasi di Jepang

No comments:

Powered by Blogger.